Skip to main content

Sosiologi Perkotaan : Proses Sosialisasi di Wilayah Perkotaan


 
Hallo Sosquad! kesempatan kali ini Sosmin akan dan masih ngomongin Sosiologi Perkotaan. Jadi Sosmin akan membagikan bagaimana sih proses sosialisasi di wilayah perkotaan. Terus gimana kasus di realitas kehidupan? eh ada kah min? Ada dong Sosquad. Sini Sosmin ceritain.. Jadi gini...

Proses Sosialisasi di Wilayah Perkotaan

Dalam masyarakat perkotaan terdapat proses sosialisasi. Terdapat tiga proses sosialisasi di wilayah perkotaan.

-         Proses sosialisasi keluarga. Dalam keluarga di wilayah perkotaan,masyarakat perkotaan membutuhkan peran orang ketiga dalam mengurus rumah tangga mereka. Karena karakteristik masyarakat perkotaan yang cenderung memiliki pemikiran terbuka dan orientasi maju ke depan. Membuat masyarakat perkotaan disibukkan dengan hal – hal untuk mencapai hal – hal tersebut. Sehingga masyarakat perkotaan mempekerjakan pembantu rumah tangga dalam mengurusi rumah maupun mengasuh anak mereka.

-         Proses sosialisasi sekolah. Sekolah merupakan lembaga formal yang bergerak dibidang pendidikan. Dimana sekolah menjadi tempat kedua bagi individu untuk melakukan sosialisasi. Masyarakat perkotaan yang cenderung lebih maju daripada masyarakat pedesaan. Dimana masyarakat perkotaan memiliki sarana dan prasarana yang lebih maju dan lengkap.

-         Proses sosialisasi masyarakat. Dalam masyarakat perkotaan

-         Karakteristik utama masyarakat kota yaitu individual dan toleransi sosial. Dimana mereka hanya mementingkan diri mereka sendiri dan tidak peduli dengan lingkungan sekitar mereka. Masyarakat kota cenderung jarang keluar rumah(jika tidak ada kepentingan) dan berinteraksi dengan orang – orang sekitarnya. Jadi , sosialisasi yang tercipta antar masyarakat kota dapat dikatakan kurang.


 

Fakta tentang proses sosialisasi di wilayah perkotaan

Viral Kisah Ibu Cari Pembantu Buat Anaknya, Alasannya Bikin Geleng Kepala.

Berita ini ditulis oleh Muhammad Fahrur Safi'i. Kasus ini terjadi di kota Xiangyang, Hubei,China Dalam berita ini dituliskan bahwa ada sebuah iklan yang ingin mencari pembantu anaknya yang kini telah memasuki dunia perkuliahan. Karena sudah kuliah sang anak tinggal di sebuah apartemen dekat kampusnya. Karena sang anak tidak mengerti sama sekali tentang pekerjaan rumah. Hal ini disebabkan sang anak berasal dari keluarga yang kaya raya dan sejak kecil orang tua terlalu sibuk dengan pekerjaanya sehingga sang anak tak pernah melakukan pekerjaan rumah.

Analisis :

Dari kasus diatas kita dapat melihat proses sosialisasi keluarga di wilayah perkotaan. Dimana pada masyarakat perkotaan yang memiliki karakteristik pemikiran terbuka dan memiliki orientasi maju yang fokus akan pencapaian – pencapaiannya. Sehingga mereka membutuhkan pihak ketiga dalam mengurus rumah tangga. Kasus diatas merupakan akibat dari sosialisasi tidak sempurna dalam keluarga di masyarakat perkotaan. Dapat dilihat dimana sang anak yang tidak mendapatkan pendidikan rumah tangga dalam keluarganya. Dikarenakan semua hal dalam urusan rumah tangga diurus oleh pihak ketiga termasuk mengasuh anak.


    Teruntuk Sosquad yang masih penasaran dengan perkembangan kota menurut Koenjraningrat yuk langsung klik aja!


Sumber :

https://hot.liputan6.com/read/4152214/viral-kisah-ibu-cari-pembantu-buat-anaknya-alasannya-bikin-geleng-kepala

https://gilangprtm.files.wordpress.com/2014/11/2.jpg

Comments

Popular Post

Rendahnya Profesionalisme Guru di Indonesia dan Upaya Meningkatkannya

  sumber gambar : https://spada.uns.ac.id/ Lembaga yang profesional merupakan organisasi atau wadah   profesional, yang dapat bersifat laba maupunn nirlaba, yang dimana sumber daya manusia di dalamnya dituntut untuk menjadi SDM yang profesionalisme dalam menjalankan profesinya. Menurut Suwinardi, profesionalisme dapat diartikan suatu watak yang diwujudkan dalam suatu tingkah laku, suatu tujuan dalam menjalankan profesi yang akan menghasilkan kualitas terbaik dari pekerjaannya. Organisasi profesi sendiri dalam sebuah profesi sangat dibutuhkan untuk mengembangkan dan memajuka profesi, memantau dan memperluas bidang gerak profesi, menghimpun dan memberikan kesempatan kepada semua anggota untuk berkarya dan berperan aktif dalam organisasi profesinya. Organisasi profesi yang memiliki fungsi sebagai sarana pemersatu dan berkumpulnya orang - orang dengan profesi yang sama sehingga dapat memberukan kemanfaatan bagi bangsa ditengah tantangan global. Selain itu, organisasi profesi ju...

Sosiologi Perkotaan

Hallo Sosquad!! Kembali lagi bersama Sosmin. Masih sama dengan Sosiologi Perkotaan,namun kali ini Sosmin akan membahas tentang bagaimana kondisi di wilayah perkotaan yang ada di Indonesia. Di zaman yang dewasa ini hampir semua wilayah perkotaan mengalami pembangunan – pembangunan guna mensejahterakan masyarakat kota. Disisi lain dengan adanya pembangunan ini tentu juga dibersamai oleh masalah – masalah yang sering terjadi di wilayah perkotaan. Menurut Badan Pusat Statistik 56,7 % penduduk Indonesia merupakan penduduk di wilayah perkotaan. Hasil ini terakhir tanggal 17 September 2020 tentunya setiap tahun akan mengalami penambahan jumlah penduduk. Seiring dengan perkembangan zaman dan bertambahnya penduduk maka diseimbangi dengan adanya pembangunan – pembangunan baik secara fisik maupun nonfisik di wilayah perkotaan. Pembangunan secara fisik dapat dilihat pada gambar dibawah         Sumber dokumentasi pribadi Sumber Ngangkasi.wordpress Pada gambar  2  ...