Skip to main content

Sosiologi Perkotaan : Apa itu Sosiologi Perkotaan?

 

Hallo Sosquad! Sudah lama tidak bersua! Kali ini Sosmin akan memberikan penjelasan terkait beberapa hal yang berkaitan dari Sosiologi Perkotaan . Yuk langsung aja! 

Hubungan antara Ilmu Sosiologi dengan Wilayah Perkotaan

            Ilmu sosiologi adalah Ilmu yang mempelajari tentang masyarakat. Sedangkan wilayah perkotaan adalah suatu wilayah yang didalamnya terdapat pemukiman masyarakat yang memiliki karakteristik individualis,berorientasi maju,sudah memiliki pembagian kerja yang jelas. Lalu apa kaitannya? Dalam hal ini ilmu sosiologi memilki pengertian. Ilmu sosiologi adalah mengkaji dan menganalisis segi-segi kehidupan manusia bermasyarakat dalam kawasan kota. Karakteristik kota adalah mempunyai fungsi-fungsi khusus, mata pencahariannya diluar agraris, adanya spesialisasi pekerjaan warganya, kepadatan penduduk, sifatsifatnya heterogen, kompleks, social relations dan lain sebagainya. Sosiologi adalah studi empiris dan struktur sosial yang didalamnya ada kelompok, pola sosial, orgnisasi, instruksi sosial, dan keseluruhan masyarakat perkotaan Selanjutnya ilmu tersebut berkembang dengan apa yang dinamakan urban sosiologi (sosiologi perkotaan).

    Kesimpulannya adalah kaitan ilmu sosiologi dengan wilayah perkotaan dimana ilmu sosiologi mempelajari,menganalisis karakteristik masyarakat di wilayah perkotaan. Sekarang Sosquad udah tau kan apa sih kaitannya ilmu sosiologi dengan wilayah perkotaan! . Terus kalo wilayah perkotaan dewasa ini masuknya ke teori pertumbuhan kota yang mana Sosmin?? oke! buat sosquad yang penasaran, langsung aja klik yess! 

 Sumber gambar :

https://media.suara.com/pictures/970x544/2017/04/10/74396-kota-jakarta-selatan-paling-banyak-diburu-oleh-pemburu-properti.jpg

Comments

Popular Post

Rendahnya Profesionalisme Guru di Indonesia dan Upaya Meningkatkannya

  sumber gambar : https://spada.uns.ac.id/ Lembaga yang profesional merupakan organisasi atau wadah   profesional, yang dapat bersifat laba maupunn nirlaba, yang dimana sumber daya manusia di dalamnya dituntut untuk menjadi SDM yang profesionalisme dalam menjalankan profesinya. Menurut Suwinardi, profesionalisme dapat diartikan suatu watak yang diwujudkan dalam suatu tingkah laku, suatu tujuan dalam menjalankan profesi yang akan menghasilkan kualitas terbaik dari pekerjaannya. Organisasi profesi sendiri dalam sebuah profesi sangat dibutuhkan untuk mengembangkan dan memajuka profesi, memantau dan memperluas bidang gerak profesi, menghimpun dan memberikan kesempatan kepada semua anggota untuk berkarya dan berperan aktif dalam organisasi profesinya. Organisasi profesi yang memiliki fungsi sebagai sarana pemersatu dan berkumpulnya orang - orang dengan profesi yang sama sehingga dapat memberukan kemanfaatan bagi bangsa ditengah tantangan global. Selain itu, organisasi profesi ju...